Kamis, 30 Juni 2016

Penyakit Asam Urat (Bagian 2)


Apa Penyebab Penyakit Asam Urat?

Penyakit asam urat disebabkan antara lain karena produksi asam urat karena nutrisi, yaitu MENGONSUMSI MAKANAN DENGAN KADAR PURIN YANG TINGGI. Purin adalah salah satu senyawa basa organik yang menyusun asam nukleat (asam inti dari sel) dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk protein. Meningkatnya produksi asam urat juga dapat disebabkan karena obat–obatan, obesitas (kegemukan), Hipertensi, Hiperlipidemia, dan Diabetes Mellitus.

Sekitar 90% penyakit asam urat disebabkan oleh KETIDAKMAMPUAN GINJAL MEMBUANG ASAM URAT SECARA TUNTAS DARI TUBUH MELALUI AIR SENI. Sebagian kecil lainnya karena TUBUH MEMPRODUKSI ASAM URAT SECARA BERLEBIHAN. Penyakit asam urat kebanyakan diderita oleh pria di atas 30 tahun dan wanita yang telah memasuki masa menopause. Penderita asam urat biasanya juga memiliki keluhan lain seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit ginjal, diabetes dan aterosklerosis. Separuh dari penderita asam urat adalah orang yang kegemukan. Bila dibiarkan, penyakit asam urat bisa berkembang menjadi batu ginjal dan mengakibatkan gagal ginjal.

Kadar asam urat normal pada WANITA adalah berkisar antara 2,6 sampai 6,0 mg/dL. Untuk PRIA kadar asam urat normal berkisar antara 3,5 sampai 7,0 mg/dL.


Mengapa Kadar Asam Urat Dalam Darah Meningkat?

·         Berkurangnya pembuangan purin oleh ginjal, misalnya karena penyakit yang terkait dengan kinerja ginjal, gagal ginjal atau penggunaan obat diuretik (yang membuat kencing lebih sering).
·         Produksi berlebih di dalam tubuh, misalnya karena penyakit-penyakit darah, kegemukan, herediter (keturunan), atau sebagian besar karena sebab yang tidak diketahui.
·         Asupan makanan kaya purin yang berlebih, misalnya jeroan, kaldu, beberapa jenis ikan (contoh: sarden), jamur, asparagus, makanan beragi, melinjo, dan lainnya.


Dampak yang Ditimbulkan oleh Penyakit Asam Urat:

  • Gout berulang.
  • Pembentukan tofi.
  • Batu ginjal (dan bisa berlanjut menjadi gagal ginjal).
 Tahapan Penyakit Asam Urat:

Secara klinis, penyakit asam urat dibagi menjadi empat tahap, yakni tahap Simtomatik, Akut, Interkritikal, dan Kronis. Setiap tahap ini memiliki gejala yang kadarnya berbeda-beda.

Tahap Asimtomatik ditandai dengan meningkatnya saluran kemih.

Tahap Akut ditandai dengan serangan nyeri di persendian yang mendadak dan hebat, disertai kemerahan yang umumnya terjadi di pangkal ibu jari kaki pada tengah malam dan dini hari.

Tahap Interkritikal yang ditandai dengan berjalannya aktivitas secara normal tanpa rasa sakit sama sekali, bahkan sebagian penderita tidak mengalami serangan kembali.

Tahap Kronis jika ditandai dengan pembentukan tofus, setelah 11 tahun serangan pertama terjadi, akibat gejala yang tidak diobati. Dalam tahap ini, nyeri akan berlangsung lama, terus-menerus, dan akhirnya bengkak, sehingga sendi menjadi kaku dan sakit.


Pencegahan yang Dapat Dilakukan:

  • Pola makan sehat dan seimbang.
  • Batasi konsumsi daging, ikan, dan unggas.
  • Menjaga berat badan untuk mencegah obesitas.
  • Membatasi minuman manis, terutama yang dipermanis dengan sirup jagung tinggi fruktosa.
  • Hindari alkohol.
  • Olah raga teratur.
  • Banyak minum air putih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar