Rabu, 17 Juni 2020

Minyak Kayu Putih, "Obat Penawar" Virus Corona

LORONG IMMUNE BOOSTER. Saat ini, di Padang dan beberapa daerah di Sumatera Barat, sedang menggalakkan pembuatan dan pemakaian Lorong Immune Booster, yaitu lorong yang mengoperasikan inhaler besar dengan aroma minyak kayu putih untuk meningkatkan daya tahan tubuh terkait dengan masih merebak dan meluasnya wabah Virus Corona (Covid-19). Ya, minyak kayu putih alias eucalyptus dipandang bisa menjadi “obat penawar” Covid-19. Ini senada dengan pengakuan seorang pasien positif Covid-19 yang bercerita bahwa dirinya menghirup minyak kayu putih, sebagai salah satu usaha untuk menyembuhkan daya papar Covid-19 terhadap dirinya.

Kayu putih biasa digunakan untuk beragam produk kesehatan. Minyak dari tanaman kayu putih atau minyak kayu putih ini digunakan sebagai antiseptik alami, pengharum, sampai bahan kosmetik. Sedari ribuan tahun silam, minyak kayu putih telah digunakan sebagai bahan pengobatan alami di China, India dan Eropa.
Daun eucalyptus yang disuling dengan uap untuk menghasilkan minyak kayu putih mengandung eucalyptol. Dalam daun minyak kayu putih, terdapat flavonoid dan tanin. Zat itu termasuk antioksidan nabati dan dapat membantu mengurangi peradangan.

Minyak kayu putih sering digunakan sebagai “obat rumah” untuk pilek, infeksi sinus, hidung tersumbat, flu dan masalah pernapasan. Menaruh beberapa tetes minyak kayu putih di sapu tangan juga merupakan kearifan lokal kita yang telah dipaktikkan secara umum. Kayu putih mengandung bahan kimia yang disebut sineol (cineole).


Berikut adalah sederet khasiat minyak kayu putih bagi kesehatan:

Meredakan Batuk
Selama bertahun-tahun, minyak kayu putih digunakan untuk meredakan batuk. Gosokkan minyak kayu putih di dada dan tenggorokan pun bisa meredakan gejala batuk karena flu atau asma.

Membantu Mengeluarkan Lendir
Minyak kayu putih juga dapat mengeluarkan lendir dari saluran pernapasan. Hiruplah uap hangat yang ditetesi sedikit minyak kayu putih, atau coba gosokkan pada bagian tubuh yang tidak nyaman.

Meringankan Sesak Napas – Legakan Nafas
Penderita sinusitis dapat memanfaatkan minyak kayu putih saat mengalami sesak napas. Hirup uap hangat yang ditetesi sedikit minyak kayu putih. Larutan uap hangat ini akan bereaksi di selaput lendir. Tak hanya mengurangi lendir, zat ini juga berkhasiat melonggarkan saluran pernapasan. Sifat dekongestan dan ekspektoran dalam minyak kayu putih bisa membantu melegakan hidung, tenggorokan dan organ pernapasan lainnya.


Meringankan Nyeri Sendi
Beberapa krim dan salep untuk meredakan osteoartritis dan rheumatoid arthritis yang dijual bebas di pasaran mengandung bahan aktif minyak kayu putih. Tidak hanya mengurangi nyeri sendi, minyak kayu putih juga dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan karena sakit punggung, cidera sendi, dan masalah otot.

Mengurangi Demam

Minyak kayu putih dapat mengurangi demam dengan melawan infeksi dan merangsang keringat. Berkat kerja minyak kayu putih tubuh dapat didinginkan karena kelenjar eccrine-nya terangsang oleh kayu putih. Juga membantu tubuh membuang racun melalui keringat.

 

Meringankan Sakit Kepala

Minyak kayu putih pun dapat meringankan sakit kepala.

 

Mengatasi Perut Kembung

Minyak kayu putih memiliki sifat karminatif yang bisa membatasi pembentukan gas dan menghilangkan gas di usus sehingga perut kembung pun dapat teratasi.

Meredakan Sakit Gigi

Teteskan minyak kayu putih pada kapas dan tempatkan di gigi yang sakit. Juga dapat digunakan untuk meredakan sakit gusi setelah mencabut gigi.

 

Mengurangi Risiko Kejang dan Pingsan

Kejang dapat disebabkan oleh demam tinggi dan ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian. Untuk mengatasi keadaan ini, oleskan minyak kayu putih di bawah hidung dan di sekitar bibir.


Mencegah Gigitan Serangga
Gigitan serangga, termasuk nyamuk, dapat membahayakan kesehatan kita. Untuk itu, kita bisa menggunakan minyak kayu putih. Agar lebih praktis, gunakan produk pengusir serangga dengan bahan alami minyak kayu putih. Beberapa produk semprotan khusus antiserangga adalah berbahan kayu putih. Aroma kuat dari minyak kayu putih bisa membuat serangga dan nyamuk pun tidak mau dekat-dekat kita.

Aromaterapi

Di samping bisa meredakan stres, minyak kayu putih bisa digunakan sebagai aromaterapi. Sensasi hangat pada tubuh memiliki aroma lebih lembut sehingga efeknya dapat menenangkan, menghilangkan cemas dan meningkatkan konsentrasi.


PERHATIAN:


MINYAK KAYU PUTIH biasa digunakan untuk luka tertutup dengan kadar yang tidak berlebihan. Karena itu, sebaiknya kita tidak mengoleskannya pada bagian kulit yang luka terbuka. Jangan hirup secara berlebihan, sebab dikhawatirkan malah bisa menyebabkan gangguan pernapasan, bahkan dapat memicu  asma, terutama pada anak-anak. Ibu hamil atau menyusui pun disarankan menghindari penggunaan minyak kayu putih yang berlebihan. Hindari penggunaan yang terlalu dekat dengan area mata. ***

Rabu, 27 Mei 2020

AIR PUTIH, Air Kehidupan


MENGAPA KITA harus minum AIR (PUTIH) banyak-banyak? Jawabannya: Sekitar 80% tubuh kita adalah (terdiri) dari AIR. Bahkan, dua organ paling penting dalam tubuh kita, yaitu OTAK dan DARAH, memiliki kadar air di atas 80%. Otak memiliki komponen Air sebanyak 90%, sedangkan darah memiliki komponen air sebanyak 95%.

Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 LITER atau 8 Gelas air putih dalam sehari. Jumlah itu harus ditambah bagi seorang OLAHRAGAWAN dan PEROKOK. Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yg keluar dari tubuh kita lewat Air Seni, Keringat, Pernapasan, dan Sekresi.

Apa yg terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 Liter sehari?! Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya adalah dengan jalan “MENGHISAP” air dari komponen tubuh sendiri yang paling dekat, yaitu DARAH. Darah yang dihisap airnya akan menjadi kental. Akibat pengentalan darah, maka perjalanan darah akan menjadi kurang lancar ketimbang darah encer. Saat melewati GINJAL (organ yang berfungsi untuk menyaring racun dalam darah), Ginjal akan bekerja ekstra keras menyaring darah. Karena saringan yang ada dalam Ginjal begitu halus, tidak jarang darah yg kental bisa menyebabkan perobekan pada Glomerulus Ginjal. Akibatnya, Air Seni kita berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya/rusaknya saringan Ginjal. Bila keadaan ini dibiarkan terus-menerus, kita mungkin suatu saat nanti harus mengeluarkan Rp2 juta seminggu untuk Cuci Darah.
Bagaimana dengan OTAK? Nah, saat darah kental mengalir lewat Otak, perjalanannya agak tersendat. Otak tidak lagi “Encer” karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi Makanan dan Oksigen. Kondisi ini bisa mengakibatkan “Stroke”.

Karena itu, sebelum semuanya terlambat, marilah kita hidup dengan mengikuti “Hukum Alam” atau Sunnatullah. Mulai sekarang dan seterusnya dalam hidup dan kehidupan kita, mari kita konsumsi air putih sekitar 2-3 (dua sampai tiga) LITER sehari agar kekentalan darah di dalam tubuh kita serta orang-orang yang kita cintai senantiasa dalam kondisi normal (encer) sehingga kita sekeluarga serta para kerabat dan sahabat kita selalu dalam kondisi sehat.



Tentunya, air yang kita konsumsi haruslah bersih dan aman. Bebas kuman. Dengan begitu, keberadaan air benar-benar akan berfungsi optimal: (a) melancarkan transportasi zat gizi dalam tubuh; (b) mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh; (c) mengatur suhu tubuh, dan (d) membantu memperlancar proses buang air besar dan kecil. (e) Air putih juga berfungsi mencegah dehidrasi dan mempermudah kerja ginjal.

Sekali lagi, secara normal orang dewasa setiap hari sebaiknya mengkonsumsi 3 (tiga) LITER air putih. Namun, kebutuhan air putih pada kondisi tertentu akan berubah. Misalnya orang yang sedang terkena diare tentu saja membutuhkan suplai air yang lebih banyak. Orang yang bekerja di ruang dengan pendingin ruangan (AC), harus lebih khawatir akan terjadinya dehidrasi. Mereka yang bekerja di ruang ber-AC kadangkala tidak merasa haus, padahal cairan dalam tubuh akan lebih banyak berkurang dibandingkan ruangan tanpa AC. (Disarikan dari sejumlah sumber). (YW) ***

Rabu, 15 Januari 2020

KURMA, Baik untuk Diabetes dan Jantung


KURMA. Buah dengan rasa manis legit ini sangat dicari-cari terutama saat bulan puasa. Apa sajakah kebaikan buah asal negeri Jazirah Arab ini? Ternyata, ada banyak manfaat kurma untuk kesehatan tubuh. Buah yang juga sering disebut sebagai “Buah Nabi” ini kaya nutrisi. Secara umum, kandungan utama dari buah ini adalah karbohidrat sederhana (terutama gula, seperti sukrosa dan fruktosa). Hampir 70% dari kurma terdiri dari karbohirat. Kurma juga mengandung beberapa sumber nutrisi lainnya, seperti: serat, protein, kalium, magnesium, dan vitamin B6. Kurma juga kaya asupan kalsium, zat besi, vitamin K, folat, serta antioksidan seperti karoten, fenolik, avanoid, dan anthocyanin.

Buah yang mempunyai rasa manis ini menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan.
Di antaranya adalah:

·       Menjaga Kesehatan Pencernaan

·       Mencegah Risiko Diabetes

·       Meningkatkan Kesehatan Tulang

·       Meningkatkan Kesehatan Jantung

·       Menangkal Radikal Bebas

·       Menjaga Daya Ingat dan Sistem Kerja Otak

·       Membantu Menurunkan Berat Badan

·       Membantu Mencukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

·       Mencegah Anemia

·       Melancarkan Persalinan

·       Menjaga Kesehatan Sistem Saraf

·       Mencegah Terjadinya Insomnia

·       Meningkatkan Stamina Seksual

·       Mengurangi Rabun Senja

·       Intoksikasi

·       Mengendalikan Diare

·       Mencegah Kanker Lambung

·       Sumber Antioksidan

·       Mencegah Penggumpalan Darah


SEMOGA BERMANFAAT. *** (YW)

Rabu, 04 September 2019

KAKI BENGKAK, Waspadai Penyakit Ini


                                                   Foto: hellosehat.com

AKHIR AGUSTUS 2019, untuk kesekian kalinya saya menengok senior saya yang sedang sakit, di rumahnya di daerah Depok, Jawa Barat. Dia baru beberapa hari sebelumnya dirawat di sebuah Rumah Sakit (RS) di Jakarta Timur. Saat bersilaturahim, saya melihat senior saya yang berusia sekitar 64 tahun itu, kondisinya tampak semakin rapuh. Telapan hingga pergelangan kakinya bengkak. Mukanya tembem tidak beraura. Sorot matanya polos, memiliki makna yang dalam.

“Kata Dokter, Pankreas dan Liver suami saya ada masalah. Dokter merujuk untuk segera membawa ke RS kenamaan di bilangan Jakarta Pusat,” tutur istrinya. Sang istri melanjutkan, “Bapak hanya mengasup minum. Kalau dikasih makanan, selembut bubur pun, kembali muntah. Dalam beberapa hari ini, kami memang harus segera membawa Bapak ke RS ternama yang fasilitasnya paling lengkap di Indonesia itu.” Sebelumnya, Dokter pun berbisik kepada Sang Istri untuk mengikhlaskan Sang Suami bila dalam waktu singkat Sang Suami tidak bisa bertahan lagi. Tapi kita tetap wajib berikhtiar, selebihnya lillahi ta’ala.

Pendek cerita, senior saya itu dibawa ke RS kenamaan tadi. Hari pertama, kedua dan ketiga, kondisinya semakin memburuk. Hari keempat, para jamaah di Masjid Perumahan tempat saya biasa berjamaah, dan senior saya tadi memberikan tausyiah, bersama-sama mengiringkan doa untuk kebaikan senior saya yang seorang Kyai itu. Dan, pada dini hari kelima, Allah SWT memanggil dan mengambilnya. Pak Kyai meninggal dunia. Innalillahi wainna ilaihi raajiuun .......

Saya pun terkenang pada kondisi kaki Pak Kyai yang bengkak tadi. Saya coba klik informasi di KlikDokter.com, perihal kondisi kaki yang menjadi membesar dan kulit terlihat tegang. Kaki bengkak akibat terisi cairan dikenal dengan istilah “Edema”. Edema dapat disebabkan oleh berbagai penyakit, yang di antaranya adalah:

Gagal Jantung. Penyakit yang umum kita temui. Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau adanya kadar lemak yang tinggi. Penyandang gagal jantung akan mengeluhkan adanya sesak nafas, cepat lelah dan kaki bengkak. Kaki akan terasa bengkak, khususnya setelah beraktivitas lama. Penderita gagal jantung juga akan mengeluhkan cepat merasa lelah. Kegiatan yang seharusnya tidak melelahkan, akan terasa berat bagi penderita gagal jantung.

Sirosis Hati (Liver). Sirosis Hati adalah istilah yang menggambarkan adanya pengerasan hati. Pada keadaan Sirosis Hati, komposisi hati berubah dan menjadi lebih banyak jaringan ikat. Keadaan ini menyebabkan hati tidak dapat melaksanakan fungsinya dengan baik. Salah satu tanda yang menyertai keadaan Sirosis Hati adalah berkumpulnya cairan pada rongga perut, atau disebut Asites. Pasien akan mengeluh perut terasa membesar dan tegang. Pada keadaan lebih lanjut, rembesan cairan akan menjalar ke bagian tubuh yang lain, seperti kaki.

Kelainan Ginjal. Ginjal adalah organ yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan tubuh. Jika ginjal mengalami gangguan, maka cairan tubuh juga akan mengalami gangguan. Salah satu penyebab keluhan bengkak adalah Sindrom Nefrotik. Pada keadaan ini, pasien akan mengeluarkan protein dalam jumlah banyak melalui urinnya. Protein tubuh akan berkurang dan menyebabkan cairan tubuh keluar dari pembuluh darah. Pembengkakan pada Sindrom Nefrotik biasanya cukup berat dan melibatkan satu tubuh.

Infeksi Filariasis. Ternyata cacing juga dapat menyebabkan keluhan bengkak. Keluhan ini terjadi jika cacing menyumbat pembuluh limfe. Cacing ini menyebabkan sumbatan dan menyebabkan gangguan aliran limfe. Aliran limfe yang terganggu akan menyebabkan aliran darah tertumpuk dan kaki menjadi bengkak.

Selain 4 (empat) penyakit di atas, masih ada beberapa kemungkinan penyebab Edema yang lain. Karena itu, pembengkakan kaki perlu diperiksa dengan teliti untuk menentukan penyebab Edema yang tepat. ***

Kamis, 28 Februari 2019

TEH JAHE: Baik untuk Jantung dan Kanker



BUKAN SEKADAR bumbu masak, khasiat jahe bisa didapat dengan menyeduhnya menjadi teh. Teh jahe dapat memberikan manfaat yang berbeda dibandingkan mengonsumsi jahe sebagai pelengkap dalam makanan.

Selain menghangatkan tubuh, teh jahe dapat mengobati mabuk perjalanan hingga mencegah kanker. Jahe kaya akan vitamin B3, B6, dan C, zat besi, kalium, magnesium, fosfor, folat, riboflavin, dan niasin.

Untuk mendapatkan manfaat ini, jahe dapat diolah menjadi teh dengan mudah. Cukup siapkan empat hingga enam irisan jahe yang sudah dikupas. Tambahkan lebih banyak irisan jahe untuk rasa teh jahe yang lebih kuat.

Masukkan irisan jahe ke dalam dua gelas air dan biarkan mendidih selama 10-20 menit. Jika ingin rasa yang lebih segar tambahkan jeruk nipis, lemon, atau madu. Jahe juga bisa dinikmati dengan tambahan susu.


Mabuk Perjalanan: Teh jahe dapat membantu menenangkan gejala mabuk perjalanan seperti pusing, muntah, dan keringat dingin. Dikutip dari situs kesehatan Healthline, penelitian menunjukkan, teh jahe secara efektif dapat mengurangi mual dan aktivitas asam lambung. Khasiat ini membuat jahe bermanfaat mencegah dan mengobati mabuk perjalanan.

Kesehatan Jantung: Penelitian menunjukkan, konsumsi jahe dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung. Ramuan hangat dan pedas ini membantu mengurangi tekanan darah, mencegah pembekuan darah, dan meningkatkan sirkulasi darah. Teh jahe juga ampuh menurunkan kadar kolesterol. Semua manfaat ini baik untuk kesehatan jantung. Kadar kolesterol serta sistem peredaran darah yang sehat membuat jantung ikut sehat dan terhindar dari penyakit kardiovaskular.

Mengontrol Berat Badan: Studi dari Columbia University menunjukkan, teh jahe panas dapat meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi rasa lapar. Hal itu terjadi pada pria dengan kelebihan berat badan.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa jahe efektif dalam mengelola obesitas. Eksperimen jahe pada tikus juga dapat membantu mencegah obesitas dan komplikasi terkait obesitas. Hasil ini membuat jahe terbukti dapat mengurangi dan mengontrol berat badan.

Studi lain juga menemukan, jahe membantu meningkatkan kontrol gula darah pada penderita diabetes Tipe 2.

Mengurangi Rasa Sakit: Jahe juga dapat mengurangi rasa sakit seperti nyeri otot akibat olahraga. Penelitian mengungkapkan, jahe dapat mengurangi gejala dismenore atau rasa sakit parah yang dialami saat siklus menstruasi. Dikutip dari Medical News Today, teh jahe juga dapat membantu meredakan peradangan yang ada di dalam tubuh.

Mencegah Kanker: Jahe kaya akan antioksidan yang dapat membantu memperkuat kekebalan tubuh dan mengurangi stres. Menghirup uap dari teh jahe juga dapat meringankan hidung tersumbat dan masalah pernapasan lainnya. Penelitian menunjukkan, jahe dapat mencegah dan melawan beberapa jenis sel kanker, termasuk kanker pankreas dan usus besar.

Sumber Informasi: CNN Indonesia, 25 Februari 2019.
Sumber Foto: merdeka.com dan lifestyle.kompas.com