Rabu, 15 Agustus 2018

SINAR MATAHARI PAGI, Obat Manjur untuk Banyak Penyakit






MANFAAT SINAR MATAHARI PAGI, terlampau sayang untuk dilewatkan. Sinar matahari pada waktu pagi tidak hanya membuat hangat dan suasana indah, namun juga sangat penting untuk kesehatan. Sinar matahari banyak mengandung Vitamin D, maka bersyukurlah karena kita bisa menikmati vitamin D gratis sepuasnya. Sinar matahari juga bermanfaat membunuh mikro bakteria. Karenanya itu, banyak ahli kesehatan menyarankan untuk membuat rumah yang bisa mendapatkan cukup sinar matahari pagi.

Di antara manfaat berjemur di pagi hari bagi kesehatan:

Vitamin D
Pada waktu berkas sinar ultraviolet disaring di kulit, sinar itu mengubah simpanan kolesterol di kulit menjadi vitamin D. Menerima paparan sinar matahari selama lima menit saja sama artinya dengan memberikan 400 unit vitamin D pada tubuh Kita.

Mengurangi Gula Darah
Sinar matahari adalah insulin alami yang memberikan kemudahan penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Hal inilah yang merangsang tubuh untuk mengubah gula darah menjadi glycogen, yang kemudian disimpan di hati dan otot. Proses ini sebagai turunnya kadar gula darah.

Membentuk dan Memperbaiki Tulang
Meningkatnya vitamin D dalam tubuh karena paparan sinar matahari dapat meningkatkan penyerapan kalsium di dalam tubuh. Kondisi ini adalah solusi dalam pembentukan dan perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakhitis dan osteomalacia.

Meredam Kolesterol Darah
Ini merupakan kelanjutan proses di atas. Setelah kolesterol di bawah kulit diubah menjadi vitamin D, otak dan tubuh kemudian memberikan sinyal kepada kolesterol yang ada dalam darah untuk keluar dari darah menuju ke kulit. Dari proses inilah kadar kolesterol dalam darah dapat dikontrol dengan baik.

Meningkatkan Kebugaran Pernapasan
Peningkatan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan adalah salah satu manfaat matahari pagi. Selain itu, sinar matahari pagi juga mampu meningkatkan kebugaran pernapasan karena jumlah glikogen akan bertambah setelah berjemur di bawah sinar matahari.

Kekebalan Tubuh
Saat kulit terkena sinar matahari pagi, terjadi penambahan sel darah putih, terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit. Secara tidak langsung antibodi pun akan ikut meningkat. Kondisi ini akan bertahan hingga tiga minggu. Menurut penelitian, 10 menit di bawah matahari satu dua kali seminggu dapat mengurangi risiko terkena flu hingga 30-40 persen.

Penawar Infeksi dan Pembunuh Bakteri
Manfaat sinar matahari mampu membunuh bakteri penyakit, virus, dan juga jamur. Pada perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonisis, pneumonia, mumps dan asma, terapi sinar matahari pagi sangat dibutuhkan. Bahkan beberapa dari virus penyebar kanker dapat dibinasakan oleh sinar ultraviolet ini. Infeksi jamur, termasuk candida, juga bakteri di udara bereaksi dan dapat dibinasakan oleh sinar matahari.

Tidur Lebih Nyenyak
Ini karena produksi hormon melatonin. Melatonin adalah hormon yang membantu tidur nyenyak di malam hari. Sementara itu, produksi hormon melatonin tergantung pada paparan sinar matahari pagi. Jadi, itu tergantung pada berapa banyak sinar matahari pagi masuk ke dalam tubuh.

Menurunkan Berat Badan 
Salah satu manfaat lain berjemur di bawah sinar matahari pagi dapat membantu kita menurunkan berat badan. Hal ini dapat dikaitkan dengan fakta bahwa jika kita cukup tidur, maka kita akan lebih mudah menurunkan berat badan.

Serotonin
Sinar matahari juga dapat merangsang produksi hormon serotonin, sebuah neurotransmitter di otak yang mengatur suasana hati. Tingkat serotonin yang cukup tinggi dapat menghasilkan suasana hati yang lebih positif dan cara berpikir yang tenang dengan mental yang fokus.

Turunkan Risiko Kanker
Sintesis vitamin D, yang disebabkan oleh sinar matahari, dapat menurunkan risiko dari berbagai bentuk kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker usus, dan kanker ovarium. Tetapi hati-hati, terlalu lama terpapar sianr matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit.
Cukup 10-30 menit saja.

Memperbaiki Kulit
Berjemur dengan aman telah terbukti memperbaiki kondisi kulit kronis, seperti jerawat, eksim, dan psoriasis. Terpapar sinar matahari juga dapat menurunkan manifestasi dari tanda perengangan, bekas luka, dan ketidaksempurnaan kulit lainnya. ***

Sumber: Dari beberapa sumber info.
Foto: hellosehat.com

Minggu, 05 Agustus 2018

SINAR MATAHARI PAGI, Baik untuk Penderita Kanker


 

SINAR MATAHARI PAGI, kaya manfaat buat kesehatan. Sumber vitamin D yang dihasilkan oleh matahari, baik bagi penderita kanker. Untuk berjemur, disarankan sekitar jam 07.00-08.30.

Para peneliti menunjukkan bahwa seseorang yang kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko kanker, terutama payudara dan usus besar. Jadi, sinar matahari pagi sebagai sumber vitamin D alami, sangat baik bagi penderita kanker. Banyak penelitian yang juga mengatakan bahwa penyakit kanker merupakan penyakit yang sulit dideteksi keberadaannya, banyak korban yang sudah kehilangan nyawanya karena keterlambatan penanganan yang berakibat sulitnya untuk upaya pengobatan.

Karena alasan itulah banyak orang yang mencegah kanker dengan melakukan pola hidup sehat dan mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung antioksidan. Di antaranya, cara yang mudah untuk meminimalisir penyakit kanker, adalah dengan BERJEMUR di pagi hari. Sudah banyak penelitian yang mengatakan bahwa sinar matahari dapat mengurangi risiko kanker payudara pada perempuan atau jenis kanker-kanker lainnya. Meskipun berjemur di bawah sinar matahari sangat bagus untuk mengurangi risiko terkena penyakit kanker, tapi kita tidak disarankan untuk berjemur terlalu lama. Waktu yang disarankan untuk berjemur di bawah sinar matahari adalah 10-20 menit, dilakukan dua atau tiga kali dalam satu pekan. 

Sinar matahari juga bermanfaat untuk tulang-tulang agar tidak mudah keropos. Pun bagus untuk mempertahankan kesehatan tubuh kita. Sel darah putih yang disebut dengan limfosit bertambah jumlahnya dengan adanya sinar matahari. Sel darah putih ini berperan penting untuk melindungi tubuh dari segala infeksi. Sinar matahari juga memiliki manfaat lain, yaitu untuk meningkatkan nafsu makan, meningkatkan kualitas tidur, meningkatkan imunitas tubuh dan masih banyak lagi manfaat yang dihasilkan sinar matahari. ***

Kamis, 29 Maret 2018

BAU MULUT, Tanda Diabetes!



SURVEI MENUNJUKKAN, jumlah orang yang menderita diabetes telah meningkat dari 108 juta pada 1980 menjadi sekitar 422 juta pada tahun 2014. Jadi, kita bisa membayangkan berapa buruknya di tahun 2018 ini, dan jug adi tahun-tahun mendatang.

Diabetes adalah gangguan metabolisme di mana tubuh gagal menghasilkan cukup insulin atau menolaknya, sehingga meningkatkan kadar gula darah ke tingkat abnormal. Bagian tidak menguntungkan dari diabetes adalah, penyakit ini tidak dapat disembuhkan, tetapi kondisinya dapat dikendalikan.

Mirisnya, ada banyak orang di luar sana yang tidak mengetahui bahwa dirinya menderita diabetes. Apakah kita termasuk salah satunya? Cari tahu melalui tujuh tanda di bawah ini.

SERING BUANG AIR KECIL
Ketika darah kita membawa sejumlah besar gula di dalamya, tubuh kita mulai menyaringnya melalui ginjal. Karena gula membutuhkan banyak air untuk mencairkannya, ini juga akan mengeluarkan air dari tubuh kita. Itu sebabnya mereka yang berada di tahap awal diabetes mengeluh sering buang air kecil, bahkan di malam hari, yang tidak pernah mereka alami sebelumnya.

MERASA HAUS SEPANJANG WAKTU
Dehidrasi adalah masalah utama penderita diabetes, karena tubuh mereka terus mengeluarkan banyak air untuk menyingkirkan gula dalam darah. Jadi, jika kita terus-menerus merasa haus tanpa alasan yang jelas, ditambah dengan buang air kecil yang berlebihan, kemungkinan kita menderita diabetes.

BAU MULUT
Ketika tubuh kita tidak dapat menggunakan gula dalam darah untuk memenuhi kebutuhan energi kita, ia mulai memecah lemak untuk melakukannya. Proses ini disebut ketosis dan mengarah ke produksi badan keton, yang menyebabkan bau mulut ketika keton mudah bocor ke paru-paru kita. Selain itu, dehidrasi juga menyebabkan mulut kering, ini juga menjadi penyebab dari bau mulut.

LAPAR SEPANJANG WAKTU
Ketika tubuh kita tidak dapat menggunakan gula dalam darah (karena diabetes tipe 2 yang resisten terhadap insulin), itu memberi otak kita sinyal bahwa ia membutuhkan bahan bakar untuk terus berfungsi. Hal ini menimbulkan rasa lapar yang konstan untuk menyediakan bahan bakar yang dibutuhkan tubuh kita.

PANDANGAN KABUR
Ini adalah masalah umum yang dihadapi oleh kita yang menderita diabetes dan belum didiagnosis. Ini terjadi ketika cairan masuk ke lensa kita, yang mengarah ke rabun dekat. Kita dapat memperbaiki masalah ini dengan mengembalikan gula darah kita ke kondisi normal.

PENURUNAN BERAT BADAN DRASTIS
Jika kita kehilangan 10 persen dari berat badan kita dalam rentang waktu 6 bulan tanpa olahraga dan diet, dan kita memiliki satu atau lebih dari salah satu gejala di atas, maka kita mungkin menderita diabetes.

LELAH SEPANJANG WAKTU
Penderita diabetes mudah merasa lelah karena tubuh mereka tidak dapat menggunakan glukosa dalam darah mereka untuk energi. Jadi, jika kita merasa mudah lelah, segera periksakan ke dokter. ***

(Sumber: www.tergemes.com/2018/03/tanda-diabetes.html)

Minggu, 11 Februari 2018

AIR HANGAT di Pagi Hari, Sehat




MINUM SEGELAS AIR HANGAT saat bangun tidur memiliki banyak manfaat?
Seperti dilansir dari laman Life Hack belum lama ini, ahli gizi klinis dan pakar kesehatan dalam ilmu pangan dan gizi Stella Metsovas, mengatakan bahwa meminum air hangat di pagi hari, atau ditambah dengan rendaman lemon yang kaya polifenol atau dengan teh, terbukti mengurangi aktivitas radikal bebas di tubuh. "Minum air hangat meningkatkan pengencangan usus, dan ini dapat membantu pencernaan dan mengatur pergerakan usus," kata Metsovas.

Memang, menurut sejumlah pakar kesehatan, minum air putih hangat saat bangun tidur di pagi hari dengan kondisi perut masih kosong, memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh. Di antaranya adalah: Mencegah Penuaan Dini, Mengurangi Rasa Sakit (Nyeri Haid), Menurunkan Berat Badan, Memperbaiki Pencernaan, Melancarkan Sirkulasi Darah, Mengurangi Sembelit, Meredam Rasa Gatal di Tenggorokan, Melegakan Hidung dan Tenggorokan, Detok Alami, Menciptakan Sistem Syaraf yang Sehat, Meredakan Kaki Kram, Menenangkan dan Menghilangkan Stress, Membangkitkan Semangat, Menghilangkan Mual, Meredakan Sakit Gigi, Menghilangkan Bau Mulut, dan Membuang Lemak.

Semoga Bermanfaat.

Sumber: Kompas dan Tribune.
Foto: google.co.id.